Dirut PDAM Lombok Utara Dipecat…!

PURNIATI, SP 28 April 2017 09:42:10 WIB

jenggala – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Utara, H.  Suhaily dipecat. Dia diberhentikan dua bulan sebelum masa jabatannya berakhir.

Pemberhentian itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: 181/25/EKO/2017 tentang Pemberhentian Direksi PDAM Periode 2013-2017 yang ditandatangani Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar. Keputusan ini sontak memunculkan pertanyaan berbagai pihak.

Najmul yang dikonfirmasi perihal pemecatan Dirut PDAM menjelaskan jika keputusan ini sudah dipertimbangkan, bahkan sejak dua bulan lalu. Namun dirinya tak ingin berkomentar lebih apakah ada kesalahan atau pelanggaran yang terjadi sehingga terjadi pemecatan.

“Beliau (Suhaily) diberhentikan dengan hak-hak pensiun dan sebagainya. Saya tidak mau bicara pribadi, InsyaAllah, yang jelas niat saya untuk meningkatkan kualitas PDAM kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (27/4).

Dirinya sudah berdiskusi dengan banyak pihak untuk mengambil keputusan tersebut. Menurut dia, sektor pelayanan kepada masyarakat belum 80 persen sehingga PDAM belum mampu memberikan keuntungan pada daerah.

“Sektor pelayanan kita masih rendah, masih belum 80 persen,” jelas dia.

Terhadap posisi yang ditinggalkan, Najmul sudah menunjuk orang di internal PDAM untuk mengisi kekosongan. Kendati pelaksana tugas itu hanya sampai dua bulan saja, mengacu pada masa jabatan Suhaily yang akan berakhir Juni mendatang.

“Sekarang pekerjaan sudah jalan, kita harap bisa dikelola dengan baik. Kalau untuk itu (pengisian jabatan tetap) nanti ada proses pansel, kita kembalikan pada Perda, yang jelas kita harus proporsional,” lanjut Najmul.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Lombok Utara, Ardianto menilai, kalaupun Dirut PDAM diberhentikan sebelum masa jabatan berakhir maka pemerintah harus membeberkan secara terbuka sebab musababnya. Apakah ada pelanggaran hukum, kerugian daerah, dan sebagainya.

“Harus dijelaskan apa penyebabnya, karena menurut Perda pemberhentian sebelum masa jabatan selesai bisa dilakukan jika ditemui kesalahan atau kerugian pada daerah,” tegasnya.

Menurut politisi Hanura ini, progres PDAM Lombok Utara sejatinya cukup apik. Ini terbukti dalam penyampaian LKPJ beberapa waktu lalu salah satu bidang yang berhasil tercapai yaitu pada air minum.

“Itu yang kita ingin tahu supaya jangan ada konflik, kita setuju kalau diganti tetapi mekanisme harus jelas. Dalam waktu dekat kita akan minta pimpinan dewan agar Bupati menjelaskan alasannya,” pungkasnya.(iko)

https://kicknews.today/2017/04/27/dirut-pdam-lombok-utara-dipecat/

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

PENGUNJUNG

Video Jenggala

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Lokasi Jenggala

tampilkan dalam peta lebih besar